kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.156   63,00   0,35%
  • IDX 4.931   -98,87   -1,97%
  • KOMPAS100 634   -13,69   -2,11%
  • LQ45 505   -8,76   -1,71%
  • ISSI 162   -4,37   -2,63%
  • IDX30 285   -4,36   -1,51%
  • IDXHIDIV20 385   -4,34   -1,11%
  • IDX80 73   -1,49   -1,99%
  • IDXV30 107   -1,38   -1,27%
  • IDXQ30 96   -1,34   -1,38%

BPS mulai mendata para pebisnis di e-commerce


Senin, 05 Agustus 2019 / 20:08 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) sudah mulai mendata para pebisnis digital atau e-commerce. Bahkan, bisnis e-commerce sudah dimasukkan dalam menghitung angka pertumbuhan ekonomi.

"Sebenarnya hal itu sudah kami lakukan sejak 2017 akhir. Kami meminta data e-commerce dari tahun 2016 karena mulai di tahun tersebut ramainya," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Sri Soelistyowati.

Baca Juga: Ekonom Bank Mandiri meramal pertumbuhan ekonomi berada di level 5,1% di akhir 2019

BPS sendiri sudah melakukan survei terhadap 20 e-commerce besar di Indonesia dan bahkan sudah menjangkau untuk mereka yang masih ada di taraf sedang ke bawah.

Dalam penghitungan angka pertumbuhan ekonomi, langkah pertama yang dilakukan BPS adalah melakukan kontrol produksi hingga impor dari semua bisnis. 

Hal itu sebagai salah satu dasar untuk bisa mengetahui kontribusi keseluruhan terhadap perekonomian Indonesia.

Baca Juga: Pertumbuhan ekonomi diramal bakal loyo sampai akhir 2019

Setelah itu, BPS baru melakukan shifting dari keseluruhan data yang didapat. Yaitu dengan memisahkan antara data bisnis konvensional dan bisnis berbasis e-commerce.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×