kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Kepala Bappenas: Belum ada urgensi Pemkot terima dana kelurahan


Rabu, 25 Juli 2018 / 18:07 WIB
ILUSTRASI. Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, belum ada urgensi bagi perkotaan untuk mendapat dana kelurahan layaknya dana desa di pedesaan.

Menurutnya, kalau melihat dari sisi tingkat kemisinan, sangat jelas jika penduduk miskisn di Indonesia yang paling banyak berada di pedesaan. Oleh karena itu, selain penanganan yang dilakukan pemeritah pusat dan pemerintah kabupaten juga diperlukan dorongan untuk desa itu sendiri melalui dana desa.

"Sementara, kemiskinan di perkotaan itu lebih rendah. Bukan berarti mereka tidak penting dan tidak diperhatikan pemerintah tetapi mereka memiliki program yang lebih jelas," ungkap Bambang di kantornya, Rabu (25/7).

Dia memberi contoh, jika pemerintah ingin memberikan bantuan tepat sasaran akan lebih mudah dilakukan di perkotaan. Sementara, di desa masih ada keluarga-keluarga yang perlu dibantu tapi tidak menerima bantuan.

"Nah, hal-hal yang seperti itu paling tidak mereka bisa dibantu dengan hadirnya dana desa," tambah Bambang. Oleh karena itu, ia berpendapat, kunci mengatasi masalah terutama kemiskinan di perkotaan bukan dengan meminta dan kelurahan.

"Tapi pemerintah kotanya, APBD kotanya itu harus benar-benar tepat sasaran penggunannya untuk hal yang prioritas seperti kesejahteraan masyarakat, menyediakan layanan dasar dan memperkuat ekonomi di perkotaan itu sendiri," katanya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×