Reporter: Handoyo | Editor: Adi Wikanto
Jakarta. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) belum dapat informasi resmi terkait isu penutupan pabrik Panasonic dan Toshiba di Indonesia.
Penutupan itu kabarnya bakal mengakibatkan pemutusan hubungan kerja (PHK) sejumlah karyawan.
Info ini awalnya dihembuskan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
“Jadi terus terang kami tidak bisa mengandalkan informasi dari statement orang-orang tertentu yang tidak dalam kapasitas itu. Bahwa itu sebagai informasi awal tentu kami akan cek/periksa. Contoh, informasi PHK dari pimpinan SP, pengamat, atau orang-orang yang tidak jelas, itu kan belum tentu benar. Meski demikian, apapun bentuk informasinya, dari siapa pun, kami akan periksa," kata Menteri Tenaga Kerja M. Hanif Dhakiri, Rabu (3/2).
Oleh karena itu, Kemnaker akan segera melakukan verifikasi atas informasi itu.
Namun, Hanif menegaskan, biasanya jika ada penutupan pabrik atau perusahaan, manajemen pasti melapor ke dinas tenaga kerja setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News