kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Kemhan Rancang Pendidikan Bela Negara Bagi Calon TKI


Selasa, 01 Juni 2010 / 10:38 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Kementerian Pertahanan (Kemhan) akan merancang pendidikan bela negara bagi calon tenaga kerja Indonesia (TKI). Dengan begitu, seluruh TKI memiki kesadaran bela negara meski sedang mencari rezeki di negeri orang.

Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Budi Susilo Supandji menjelaskan saat ini Kemhan masih mendiskusikan materi bela negara itu dengan instansi pemerintah terkait. Salah satunya melalui lokakarya bela negara 2010 yang diselenggarakan di Kemhan. "Lokakarya ini untuk menyamakan persepsi," ujar Budi, Selasa (1/6).

Selain bagi para TKI, pendidikan bela negara melalui jalur nonformal lainnya melalui pramuka. Kemhan akan menggandeng kwartir tingkat nasional dan daerah untuk menyelenggarakan pendidikan bela negara di Pramuka.

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, bela negara adalah kewajiban hakiki sekaligus kehormatan bagi seorang warga negara Indonesia. "Kita tinggal di Indonesia, lahir di Indonesia, dibesarkan dan nanti meninggal di Indonesia," kata Purnomo.

Selain itu, bela negara harus menjadi kesadaran setia warga negara.Oleh sebab itu, harus ada sosialisasi terus menerus untuk
menumbuhkan kesadaran bela negara.


Lokakrya ini melibatkan Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, Kementerian Pendidikan Nasional, KementerianHukum dan HAM, serta
Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×