kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45896,77   -5,79   -0.64%
  • EMAS932.000 -0,11%
  • RD.SAHAM -0.23%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.08%

Kementerian PUPR tambah anggaran Rp 20 miliar untuk beli karet campuran aspal


Kamis, 17 September 2020 / 11:03 WIB
Kementerian PUPR tambah anggaran Rp 20 miliar untuk beli karet campuran aspal
ILUSTRASI. Kementerian PUPR Perluas Penggunaan Aspal Karet -- Pusat penelitian dan pengembangan jalan dan jembatan Pusjatan - Kementerian PUPR melalui Pusjatan Balitbang dan Kementerian Perindustrian berupaya untuk memanfaatkan karet alam dalam bidang infrastruktur,

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menambah anggaran Rp 20 miliar untuk pembelian karet campuran aspal.

Sebelumnya Kementerian PUPR telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 miliar untuk pembelian karet. Campuran karet pada aspal dinilai akan memperkuat dan menambah lama usia penggunaan aspal.

"Aspal karet memiliki tingkat perkerasan lebih baik, tidak mudah meninggalkan jejak roda pada saat aspal basah, dan daya tahan lebih tinggi dibanding aspal biasa," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam siaran pers, Kamis (17/9).

Baca Juga: Antisipasi lonjakan pengangguran, PUPR siapkan program padat karya Rp 11,6 triliun

Penambahan anggaran untuk pembelian karet campuran aspal diambil melalui anggaran Direktorat Jenderal Bina Marga. Dengan anggaran tersebut ditargetkan akan menyerap 11.338 ton karet.

Pembelian karet di kelompokkan menjadi dua pulau penghasil karet. Yakni Pulau Sumatra sebanyak 8.450,87 ton dengan anggaran Rp 86,4 miliar dan Pulau Kalimantan sebanyak 2.886,85 ton senilai Rp 33,6 miliar.

Hingga 13 September 2020, progres penyerapan anggaran pembelian karet mencapai 36,91% atau sebesar Rp 44,29 miliar. Pada tahun 2021 anggaran juga disiapkan untuk penyerapan karet campuran aspal sebesar Rp 130 miliar.

Baca Juga: Pacu pembelian produk lokal, opsi beli karet rakyat untuk aspal muncul lagi

Penggunaan aspal karet untuk preservasi jalan sudah dilakukan Kementerian PUPR di beberapa lokasi jalan nasional, salah satunya di ruas Ciawi-Sukabumi, Jalan Nasional Batas Karawang-Cikampek, Jalan Nasional Lintas Tengah Jawa ruas Ajibarang-Banyumas-Klampok-Banjarnegara, dan Jalan Nasional Ruas Muara Beliti-Batas Kabupaten Musi Rawas-Tebing Tinggi-Batas Kota Lahat.

Pembelian karet pada masa pandemi virus corona (Covid-19) diyakini juga akan membantu Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Pasalnya pembelian dilakukan petani yang tergabung dalam kelompok petani Unit Pengolahan dan Pemasaran Balah Olahan Karet (Bokar).

 

Selanjutnya: Kementerian PUPR akan beli 10.000 ton karet langsung dari petani untuk campuran aspal

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×