kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kementerian PU-Pera hadapi pemangkasan anggaran


Minggu, 07 Agustus 2016 / 19:55 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kebijakan pemangkasan anggaran jilid II yang diambil pekan lalu dipastikan akan memberikan dampak ke pelaksanaan proyek infrastruktur, salah satunya yang dijalankan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Taufik Widjojono, Sekjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, walau sampai saat ini pihaknya masih menunggu besaran pemotongan yang harus dilaksanakan, dia memastikan keputusan tersebut akan mempengaruhi pelaksanaan proyek infrasruktur.

"Pasti akan berdampak. Namun yang kami lakukan sekarang adalah meminimalkan dampak," katanya melalui pesan singkat kepada Kontan akhir pekan kemarin.

Sayang, Taufik belum mau merinci dampak yang dia maksud dan langkah yang akan diambil kementeriannya untuk meminimalkan dampak tersebut. Sebagai catatan saja, Kementerian PUPR dalam tahun anggaran 2016 ini mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp 104 triliun. Tapi, dalam APBN-P 2016, anggaran mereka dipangkas hingga tinggal Rp 97,07 triliun.

Hediyanto W Husaini, Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, pemangkasan tersebut mengakibatkan sejumlah proyek di direktoratnya harus ditunda. Salah satunya, proyek yang berkaitan dengan pelebaran jalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×