kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kementerian mulai menyisir anggaran belanja


Senin, 08 Agustus 2016 / 11:05 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami, Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Beberapa kementerian teknis bersiap menyisir kembali anggaran belanjanya tahun ini. Maklum, pemerintah berencana kembali memangkas anggaran belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2016 sebesar Rp 133,8 triliun.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan Kementerian Perhubungan (Kemhub) tengah menyisir anggaran yang bisa dipangkas untuk menindaklanjuti keputusan pemerintah terkait pemangkasan anggaran belanja tahap kedua. Menurut dia, berdasarkan identifikasi Kemhub, masih ada celah pemotongan anggaran sekitar 3% - 8% dari total alokasi anggaran Kemhub dalam APBNP 2016. "Tapi ini belum final. Saat ini kami masih menyisir lagi," katanya Jumat (5/8) malam.

Sebagai gambaran, dalam APBNP 2016 Kemhub mendapat alokasi anggaran Rp 42,9 triliun, turun 7,9% dari pagu APBN 2016 yang sebesar Rp 46,6 triliun. Meski ada anggaran yang berpotensi dipangkas, Budi memastikan hal ini tak akan mengganggu program prioritas di Kemhub. Sebab, anggaran yang akan dipangkas sebagian besar merupakan anggaran operasional.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Taufik Widjoyono menambahkan, pemotongan anggaran belanja tahap kedua ini akan berdampak pada pelaksanaan proyek infrastruktur yang ada di kementeriannya.

Hingga kini Kementerian PU-Pera masih belum menentukan proyek apa saja yang ditunda lantaran masih menunggu besaran anggaran yang akan dipotong. "(pemotongan anggaran) Pasti akan berdampak (pada proyek). Namun yang kami lakukan sekarang adalah meminimalkan dampaknya," ujarnya akhir pekan lalu.                    

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×