kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.972   59,00   0,33%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Kementerian mulai menyisir anggaran belanja


Senin, 08 Agustus 2016 / 11:05 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami, Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Beberapa kementerian teknis bersiap menyisir kembali anggaran belanjanya tahun ini. Maklum, pemerintah berencana kembali memangkas anggaran belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2016 sebesar Rp 133,8 triliun.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan Kementerian Perhubungan (Kemhub) tengah menyisir anggaran yang bisa dipangkas untuk menindaklanjuti keputusan pemerintah terkait pemangkasan anggaran belanja tahap kedua. Menurut dia, berdasarkan identifikasi Kemhub, masih ada celah pemotongan anggaran sekitar 3% - 8% dari total alokasi anggaran Kemhub dalam APBNP 2016. "Tapi ini belum final. Saat ini kami masih menyisir lagi," katanya Jumat (5/8) malam.

Sebagai gambaran, dalam APBNP 2016 Kemhub mendapat alokasi anggaran Rp 42,9 triliun, turun 7,9% dari pagu APBN 2016 yang sebesar Rp 46,6 triliun. Meski ada anggaran yang berpotensi dipangkas, Budi memastikan hal ini tak akan mengganggu program prioritas di Kemhub. Sebab, anggaran yang akan dipangkas sebagian besar merupakan anggaran operasional.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Taufik Widjoyono menambahkan, pemotongan anggaran belanja tahap kedua ini akan berdampak pada pelaksanaan proyek infrastruktur yang ada di kementeriannya.

Hingga kini Kementerian PU-Pera masih belum menentukan proyek apa saja yang ditunda lantaran masih menunggu besaran anggaran yang akan dipotong. "(pemotongan anggaran) Pasti akan berdampak (pada proyek). Namun yang kami lakukan sekarang adalah meminimalkan dampaknya," ujarnya akhir pekan lalu.                    

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×