kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.147   50,00   0,28%
  • IDX 5.373   -66,16   -1,22%
  • KOMPAS100 696   -6,74   -0,96%
  • LQ45 542   -4,89   -0,89%
  • ISSI 183   -3,13   -1,68%
  • IDX30 304   -2,05   -0,67%
  • IDXHIDIV20 401   -1,94   -0,48%
  • IDX80 80   -0,68   -0,84%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,70%
  • IDXQ30 101   -0,36   -0,35%

Kementerian Investasi tawarkan 25 proyek, bisa hemat dana investor minimal Rp 1 M


Jumat, 16 Juli 2021 / 13:23 WIB
ILUSTRASI. KEK Tanjung Lesung


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Yudho Winarto

Kementerian Investasi/BKPM akan bekerjasama dengan pemerintah provinsi (pemprov) untuk menyusun pra-feasibility bersama-sama. Para Gubernur tersebut diharapkan dapat memberikan informasi mendalam tentang keunggulan di daerahnya serta portofolio investasi yang sedang dan telah berjalan.

Setali tiga uang, dari sana pemerintah pusat bersama pemda bisa mengekor potensi nilai investasi yang akan didapat. Dus, diharapkan bisa mendorong perekonomian daerah hingga nasional di tahun depan hingga selanjutnya.

Sembari menyelesaikan Peta Peluang Investasi, Nurul mengaku pihaknya juga sembari menawarkan 20 proyek investasi tersebut kepada calon investor. Terdekat, Kementerian Investasi/BKPM akan melakukan penjajakan dengan investor asal Jepang.

“Dan nanti kalau sudah selesai (Peta Peluang Investasi) juga akan dipromosikan di berbagai negara melalui kantor perwakilan BKPM yang tersebar di seluruh dunia,” ucap Nurul.

Baca Juga: BPK temukan 26 kejanggalan keuangan negara, begini respon Sri Mulyani

Adapun Peta Peluang Investasi yang menelan dana sekitar Rp 80 miliar tersebut secara garis besar tersebar dalam 6 sektor pariwisata, dan 19 proyek pengembangan kawasan industri yang terintegrasi dengan kawasan, dan infrastruktur penunjang kawasan.

Misalnya, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung Banten, DPP Morotal Maluku Utara, DPP Danau Toba Sumatera Utara, Kawasan Industri Pesawaran Lampung, Kawasan Industri Kemingking Jambi, Kawasan Industri Kuala Tanjung Sumatera Utara, hingga Industri Pengolahan Hasil Perkebunan (kopi, kakao, dan kelapa) di Sulawesi Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×