kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Kementerian Agraria kebut penerbitan jutaan sertifikat tanah di semester II


Selasa, 24 Juli 2018 / 18:01 WIB
ILUSTRASI. Rakernas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional


Reporter: Abdul Basith | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) optimistis bisa mencapai target pembagian sertifikat tanah tahun 2018. Sebelumnya Kementerian ATR/BPN menargetkan menerbitkan 7 juta sertifikat tanah pada tahun 2018.

Kendati hingga tengah tahun ini masih jauh dari target, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil yakin target penerbitan sertifikat tersebut masih bisa tercapai. Sofyan bilang, penerbitan sertifikat baru akan naik pada semester kedua.

"Sekarang masih kecil naiknya tapi nanti Agustus, September, dan Oktober naik tinggi bukan tidak mungkin akan selesai pada Oktober," ujar Sofyan saat konferensi pers Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian ATR/BPN, Selasa (24/7).

Pencapaian tinggi pada akhir tahun disebabkan oleh proses yang dilakukan dalam penerbitan sertifikat. Berbagai tahap dilakukan sebelum sertifikat tanah terbit.

Menurut Sofyan, tahap pertama akan dilakukan sosialisasi pada bulan pertama. Setelah sosialisasi baru dilakukan pengukuran dan pengumuman. Setelah semua selesai baru sertifikat tanah dapat dikeluarkan.

Sofyan menuturkan, sampai saat ini sertifikat yang telah diterbitkan mencapai 1,4 juta sertifikat. "Seluruh Indonesia saat ini pendaftaran sudah mencapai sekitar 3 juta," terang Sofyan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×