kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.776   42,00   0,25%
  • IDX 8.232   -88,35   -1,06%
  • KOMPAS100 1.139   -9,43   -0,82%
  • LQ45 813   0,48   0,06%
  • ISSI 296   -9,48   -3,11%
  • IDX30 422   3,70   0,88%
  • IDXHIDIV20 501   7,26   1,47%
  • IDX80 126   -0,89   -0,70%
  • IDXV30 136   -1,76   -1,27%
  • IDXQ30 136   1,46   1,09%

Kemenlu tegaskan 78 WNI kru kapal pesiar Diamond Princess sehat


Kamis, 13 Februari 2020 / 12:19 WIB
Kemenlu tegaskan 78 WNI kru kapal pesiar Diamond Princess sehat
Penumpang berada di dek kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama, Jepang (12/2/2020).


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan KBRI Tokyo terus memantau kondisi 78 kru Warga Negara Indonesia (WNI) di Kapal Pesiar Diamond Princess. Saat ini Kemenlu menyatakan seluruhnya dalam keadaan sehat.

Mengutip keterangan tertulis di website Kemenlu, Kamis (13/2), untuk menjaga komunikasi, KBRI Tokyo telah membentuk whatsapps group dengan para kru WNI dan memberikan bantuan logistik berupa vitamin.

Baca Juga: Setelah ditolak lima negara, akhirnya kapal pesiar ini bisa berlabuh di Kamboja

Kemenlu bekerja sama dengan Kemenhub telah memanggil dua perusahaan manning agency yang memberangkatkan para kru WNI untuk memastikan pelindungan bagi mereka. 

"Kemenlu juga telah menghubungi keluarga para kru WNI untuk menginformasikan perkembangan terakhir," tulis rilis Kemenlu

Baca Juga: Kasus virus corona di kapal pesiar Jepang bertambah menjadi 175 orang

​Sesuai informasi Otoritas Jepang, jika tidak ada perkembangan lain, dijadwalkan masa karantina akan selesai tanggal 19 Februari 2020.

Mengutip Kompas.com, sebelumnya, kapal yang mengangkut 3.711 orang termasuk 1.045 orang kru kapal itu dikarantina oleh Pemerintah Jepang di perairan Yokohama sejak 3 Februari 2020.

Pada 8 Februari, Kementerian Kesehatan Jepang menyatakan ada 64 orang di kapal tersebut yang positif COVID-19.

Baca Juga: Cerita warga Wuhan: Vlogger menghilang tiba-tiba, ada yang terkenal gara-gara TikTok

Sebelum tiba di Yokohama, kapal ini sudah berhenti di sejumlah negara, antara lain Vietnam, Taiwan, serta Pelabuhan Kagoshima di Pulau Kyushu dan Pelabuhan Naha di Okinawa, Jepang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×