CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Kemenlu tegaskan 78 WNI kru kapal pesiar Diamond Princess sehat


Kamis, 13 Februari 2020 / 12:19 WIB
Penumpang berada di dek kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama, Jepang (12/2/2020).


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan KBRI Tokyo terus memantau kondisi 78 kru Warga Negara Indonesia (WNI) di Kapal Pesiar Diamond Princess. Saat ini Kemenlu menyatakan seluruhnya dalam keadaan sehat.

Mengutip keterangan tertulis di website Kemenlu, Kamis (13/2), untuk menjaga komunikasi, KBRI Tokyo telah membentuk whatsapps group dengan para kru WNI dan memberikan bantuan logistik berupa vitamin.

Baca Juga: Setelah ditolak lima negara, akhirnya kapal pesiar ini bisa berlabuh di Kamboja

Kemenlu bekerja sama dengan Kemenhub telah memanggil dua perusahaan manning agency yang memberangkatkan para kru WNI untuk memastikan pelindungan bagi mereka. 

"Kemenlu juga telah menghubungi keluarga para kru WNI untuk menginformasikan perkembangan terakhir," tulis rilis Kemenlu

Baca Juga: Kasus virus corona di kapal pesiar Jepang bertambah menjadi 175 orang

​Sesuai informasi Otoritas Jepang, jika tidak ada perkembangan lain, dijadwalkan masa karantina akan selesai tanggal 19 Februari 2020.

Mengutip Kompas.com, sebelumnya, kapal yang mengangkut 3.711 orang termasuk 1.045 orang kru kapal itu dikarantina oleh Pemerintah Jepang di perairan Yokohama sejak 3 Februari 2020.

Pada 8 Februari, Kementerian Kesehatan Jepang menyatakan ada 64 orang di kapal tersebut yang positif COVID-19.

Baca Juga: Cerita warga Wuhan: Vlogger menghilang tiba-tiba, ada yang terkenal gara-gara TikTok

Sebelum tiba di Yokohama, kapal ini sudah berhenti di sejumlah negara, antara lain Vietnam, Taiwan, serta Pelabuhan Kagoshima di Pulau Kyushu dan Pelabuhan Naha di Okinawa, Jepang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×