Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) menegaskan transformasi governans keberlanjutan menjadi bagian penting dalam memperkuat daya saing dan ketahanan ekonomi nasional.
Hal tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Annual Report Award (ARA) 2025 yang digelar Komite Nasional Kebijakan Governans (KNKG) di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Ferry Irawan mengatakan keterbukaan informasi yang kredibel dan akuntabel menjadi faktor penting untuk memperkuat kepercayaan investor dan menjaga stabilitas pasar.
Baca Juga: Survei BI: Optimisme Konsumen Naik Tipis, Tapi Mulai Kehilangan Momentum
Menurut dia, governans keberlanjutan kini tidak lagi dapat dipandang sekadar sebagai program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Lebih dari itu, keberlanjutan telah menjadi bagian dari strategi korporasi sekaligus penopang ketahanan ekonomi nasional.
Sementara itu, Ketua Umum KNKG Mardiasmo menambahkan laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan harus dipandang sebagai instrumen strategis untuk menunjukkan kualitas governans perusahaan secara substantif, bukan hanya dokumen administratif.
Ia menilai transparansi yang berintegritas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik dan menciptakan nilai jangka panjang di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, disrupsi teknologi, dan meningkatnya perhatian terhadap praktik keberlanjutan.
"Transparansi yang berintegritas merupakan fondasi kepercayaan. Perusahaan perlu menunjukkan bahwa keberlanjutan telah terinternalisasi dalam strategi bisnis, budaya organisasi, pengelolaan risiko, pengukuran kinerja, hingga proses pengambilan keputusan perusahaan,” ujar Mardiasmo dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).
Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, menyoroti pentingnya penguatan governans keberlanjutan di lingkungan BUMD.
Menurutnya, Kepala Daerah selaku pemegang saham bersama Direksi dan Dewan Komisaris BUMD perlu memastikan integrasi keberlanjutan ke dalam model bisnis dan pengelolaan perusahaan daerah agar BUMD mampu menjadi katalisator pembangunan daerah yang berkelanjutan, transparan, dan terpercaya.
Baca Juga: RI Berencana Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Harganya Harus Cengli!
Ketua Dewan Juri ARA 2025 Lindawati Gani mengungkapkan ARA tahun ini memberi perhatian lebih besar terhadap kualitas pengungkapan governans keberlanjutan, integritas pelaporan, efektivitas pengawasan, serta kesiapan implementasi Standar Pengungkapan Keberlanjutan PSPK 1 dan PSPK 2 yang mengadopsi IFRS S1 dan IFRS S2.
Sebagai bagian dari transfer praktik terbaik, PT Bukit Asam dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk turut membagikan pengalaman penerapan governans keberlanjutan di sektor pertambangan dan jasa keuangan.
Melalui ARA 2025, KNKG berharap perusahaan-perusahaan di Indonesia dapat terus meningkatkan kualitas laporan tahunan dan laporan keberlanjutan secara lebih transparan, akuntabel, dan berintegritas, sehingga mampu memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan, meningkatkan daya saing perusahaan, serta mendukung penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













