kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Kemenko perekonomian rumuskan 15 program prioritas perekonomian, ini rinciannya


Kamis, 07 November 2019 / 15:35 WIB
ILUSTRASI. Bongkar muat peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (24/5).


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah tengah merancang Program Prioritas (Quick Wins) dan Program Kerja 2020-2024 di bidang perekonomian. Program tersebut kemudian dibahas dengan sejumlah kementerian dan lembaga teknis di bawah Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  mengatakan, rapat hari ini digelar untuk membahas terkait isu-isu yang ditugaskan Presiden.

Baca Juga: Bambang Soesatyo masih mengincar kursi Ketum Golkar, ini kata pengamat

"Itu sudah kita list. Ini sebagai langkah awal untuk koordinasi dan sinkronisasi kerangka pikir dari program yang selaras antara Kemenko Perekonomian dengan kementerian lembaga teknis,” tutur Airlangga, Kamis (7/11). 

Airlangga menyebut, ada empat kelompok program yang disasar. Pertama, program untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas (Growth). Kedua, program untuk meningkatkan pemerataan ekonomi dan pengurangan kesenjangan (Inklusif). 

Ketiga, program untuk mendukung keberlanjutan ekonomi (Sustainability). Keempat, program untuk meningkatkan daya saing ekonomi (Competitiveness).

Setidaknya, ada 15 usulan Program Prioritas yang diharapkan tuntas dalam jangka pendek yaitu enam bulan ke depan. 

Baca Juga: Amerika Serikat berjanji akan cepat beri keputusan tentang GSP bagi Indonesia

Program prioritas tersebut antara lain program implementasi mandatori B30, perbaikan ekosistem ketenagakerjaan, Jaminan Produk Halal (JPH), penelitian dan pengembangan Industri Farmasi, dan penguatan Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×