kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Kemenkeu Ungkap 4 Penyebab Belanja Pemda pada 2021 Rendah


Kamis, 20 Januari 2022 / 13:23 WIB
Kemenkeu Ungkap 4 Penyebab Belanja Pemda pada 2021 Rendah
ILUSTRASI. Dirjen Perimbangan Keuangan Astera Primanto Bhakti. Kemenkeu Ungkap 4 Penyebab Belanja Pemda pada 2021 Rendah.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

Ketiga, kondisi politik daerah sebagai implikasi dari PILKADA, sehingga pemda cenderung hati-hati dalam melaksanakan pengeluaran karena menunggu arahan pejabat baru.

Selain itu juga adanya penyesuaian komposisi belanja dan kegiatan disesuaikan dengan janji politiknya. 

Baca Juga: Realisasi Belanja Kesehatan Sehatkan Belanja Negara

“Selain itu hubungan eksekutif dan legislatif yang kurang harmonis juga menyebabkan proses perubahan anggaran tersebut,” jelas Prima.

Keempat, adanya rigiditas perubahan anggaran yang memerlukan persetujuan legislatif (kegiatan besar). 

Hal ini menyebabkan ruang gerak dalam pengelolaan anggaran berbeda dengan belanja pusat, selama tidak mengubah alokasi anggaran dalam satu program, tidak perlu pembahasan dengan DPR, untuk APBD perubahan dan jenis belanja juga harus dengan DPRD.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×