kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.753   9,00   0,05%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Kemenkeu: Realisasi belanja pemerintah pusat hingga April capai Rp 382,5 triliun


Rabu, 20 Mei 2020 / 21:54 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) bersama Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (tengah)


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, realisasi total belanja pemerintah pusat hingga akhir April sudah mencapai Rp 382,5 triliun. Jumlah ini setara dengan 20,7% dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di dalam Perpres 54/2020 sebesar Rp 1.851,1 triliun.

Belanja pemerintah pusat tersebut juga tumbuh 3,4% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 370,1 triliun.

Belanja pemerintah pusat ini ditunjang oleh belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dan belanja non-K/L. Untuk realisasi belanja K/L pada periode ini adalah sebesar Rp 203,2 triliun, setara dengan 24,3% dari pagu APBN-Perpres 54/2020 yang sebesar Rp 836,5 triliun.

Baca Juga: Hingga April, defisit APBN 2020 capai Rp 74,5 triliun

Belanja K/L ini, mencatat pertumbuhan tipis sebesar 1,1% dari realisasi tahun sebelumnya senilai Rp 201,1 triliun.

Apabila diperinci, belanja pegawai pada periode ini mengalami pertumbuhan 3,2% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 66,1 triliun. Untuk realisasinya sendiri tercatat sebesar Rp 68,2 triliun atau 26,2% dari pagu APBN-Perpres 54/2020 senilai Rp 260,1 triliun.

"Sementara itu, realisasi belanja barang sebesar Rp 52,9 triliun atau kontraksi 18,8% dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 65,2 triliun. Ini artinya K/L di pusat itu memang sudah mulai berhenti atau menyetop belanja barangnya," ujar Suahasil di dalam telekonferensi, Rabu (20/5).

Jika mengacu pada alokasi APBN-Perpres 54/2020 sebesar Rp 284,5 triliun, maka realisasi belanja barang ini sudah memenuhi 18,6% dari pagu tersebut.




TERBARU

[X]
×