kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Kemenkeu menurunkan outlook defisit APBN tahun 2022


Senin, 03 Mei 2021 / 15:25 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Penajaman belanja bertujuan membantu masyarakat dengan desain belanja menjadi komponen automotic stabilizer. “Dengan demikian APBN tetap fleksibel dan relatif  bisa dijaga sustainabilitas dan kesehatan,” ujarnya. 

Kemudian, target  pembiayaan anggaran 2022 akan berasal dari utang neto 4,81%- 5,8% dan investasi minus 0,3% sampai minus 0,95%.  Sehingga rasio utang ditetapkan 43,76% hingga 44,28% dengan titik tengah 41,05%.

Lalu, keseimbangan primer tahun depan minus Rp 414,1 triliun sampai minus Rp 480,5 triliun. Menkeu memastikan pemerintah akan terus menjaga secara pruden pembiayaan di tahun 2022 di tengah  kondisi global terus dinamis, termasuk tren suku bunga global dan pemulihan ekonomi global. 

“Kami akan terus menjaga tentu dengan keseluruhan KL dalam jaga masing-masing belanja APBN, pembiayaan negara ini termasuk untuk dukung UMKM dan juga untuk dorong reformasi sektor keuangan terutama pendalaman pasar untuk turunkan cost of borrowing dan untuk tingkatkan basis investor ritel di Indonesia,” terang Sri Mulyani.

Selanjutnya: Sri Mulyani: Pemulihan ekonomi semakin meningkat pada tahun ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×