kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Kemendag Gelar Pasar Murah, Pastikan Stok Pangan Cukup Pasca Lebaran


Senin, 01 Mei 2023 / 07:01 WIB
ILUSTRASI. Kementerian Perdagangan menggelar kegiatan pasar murah untuk memastikan kebutuhan pangan pasca lebaran tercukupi.ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/rwa.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar kegiatan pasar murah untuk memastikan kebutuhan pangan pasca lebaran tercukupi.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mangatakan harga beberapa komoditas pangan pokok terpantau tinggi, lantaran distribusi pangan masih terbatas. Untuk itu, kegiatan pasar murah ini bertujuan untuk dapat mencukupi stok keputusan pangan pokok dan mendekatkan langsung kepada masyarakat.

"Kami mengadakan bazar karena sekarang ini pasca lebaran truk-truk besar belum boleh masuk, pasar juga masih banyak yang belum buka. Mudah mudahan bisa membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok seperti minyak goreng, beras, gula dan telur dengan harga pabrik," katanya dalam keterangan, Minggu (30/4).

Baca Juga: Mendag Bersyukur, Lebaran Kali Ini Tak Ada yang Protes soal Sembako

Bazar pasar murah ini digelar di ribuan titik di seluruh provinsi Indonesia selama masa ramadhan-paska lebaran idul fitri 2023.

Terakhir, bazar pasar murah digelar di dua titik di Kabupaten Sleman, yaitu di Kelurahan Maguwoharjo di Kecamatan Depok dan Desa Sardonoharjo di Kecamatan Ngaglik.

Total untuk dua titik pasar murah tersebut, terdapat 400 kemasan beras Bulog ukuran 5 kg ang dijual dengan harga Rp 42.500 per kemasan, 2.000 liter MinyaKita dengan harga Rp 13.500/liter, 1.000 kg gula pasir Rp 13.000/kg dan 1.000 kg telur ayam ras Rp 26.000/kg.

Selain itu juga terdapat pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) setempat yang menjual sejumlah barang kerajinan dan produk makanan kering.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×