kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Kemenangan SBY Tak Terusik, Pebisnis Senang


Kamis, 13 Agustus 2009 / 06:43 WIB


Sumber: KONTAN | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Dunia usaha lega menyambut keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan terhadap hasil dan pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres) 8 Juli silam. Bagi mereka, mempertahankan duet Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) - Boediono yang telah memenangkan pilpres berdampak positif bagi ekonomi dan investasi.

Sejumlah pelaku usaha yakin, keputusan MK yang memastikan kemenangan SBY - Boediono menunjukkan kepastian hukum soal siapa yang akan memimpin negara ini dalam lima tahun ke depan. "Ini berdampak positif bagi investasi karena investor merasa nyaman dan aman," ujar Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Investasi Chris Kanter.

Hanya, pengusaha Hariyadi Sukamdani mengingatkan, dampak keputusan MK tersebut hanya bersifat jangka pendek terhadap perekonomian Indonesia. Soalnya, nasib bangsa ini selanjutnya berada di tangan kabinet baru. "Karena itu, mestinya Presiden memilih menteri-menteri dari kalangan profesional. Kalau dari kalangan partai tapi tidak menguasai permasalahan, semua ini untuk apa?" ungkapnya.

Kepala Ekonom Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa juga menegaskan, bagi pasar modal, dampak positif keputusan MK itu tidak akan berlangsung lama. "Pertumbuhan ekonomi di tahun yang akan datang bergantung pada implementasi kebijakan pemerintahan baru," ungkapnya.

Bambang Soesatyo, pengusaha yang selama ini berpihak ke pasangan JK-Wiranto, meyakini keputusan tersebut merupakan pilihan yang tepat dalam kondisi saat ini. "Kalau sampai ada pemilihan ulang, ekonomi kita bisa hancur-hancuran," ujarnya.

Sofjan Wanandi, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) juga berharap setelah ini ada langkah konkret pemerintahan baru. "Pemerintah baru harus segera membenahi beberapa hal untuk mendukung tumbuhnya dunia usaha," ujarnya.

Tapi, Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berpendapat beda. Putusan MK itu tidak membawa dampak apa pun terhadap kelesuan ekonomi saat ini. Sebab, para pelaku pasar dan pengusaha sudah bisa menebak hasil putusan ini. Alhasil, putusan MK itu hanya sebatas menciptakan ketenangan politik dan ekonomi.

"Terlalu sederhana jika menganggap berpengaruh positif terhadap perekonomian. Bukan di sana letak fundamental ekonomi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×