kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.789   -41,00   -0,24%
  • IDX 8.151   19,57   0,24%
  • KOMPAS100 1.150   4,43   0,39%
  • LQ45 830   0,32   0,04%
  • ISSI 290   1,87   0,65%
  • IDX30 430   -0,72   -0,17%
  • IDXHIDIV20 516   -2,87   -0,55%
  • IDX80 129   0,43   0,33%
  • IDXV30 141   -0,26   -0,18%
  • IDXQ30 140   -0,60   -0,43%

Kemenaker telah mendata 2,8 juta pekerja agar bisa daftar kartu Pra-Kerja


Senin, 13 April 2020 / 20:22 WIB
Kemenaker telah mendata 2,8 juta pekerja agar bisa daftar kartu Pra-Kerja
ILUSTRASI. Sejumlah pekerja pabrik berjalan di luar area pabrik saat jam istirahat di Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2020). Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan dampak dari wabah virus COVID-19 menyebabkan sebanyak 452.657 orang harus dirumahkan dan di-P


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

Sementara, berdasarkan data dari BPJS Ketenagakerjaan, sekitar 454.000 orang pekerja formal yang dirumahkan dan sekitar 537.000 pekerja formal yang mengalami PHK.

Data jumlah tenaga kerja yang terdampak Covid-19 itu dikirimkan kepada PMO Kartu Pra-Kerja.

Kemudian, data itu akan diverifikasi dengan data yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Sosial, dan kementerian-kementerian lain agar tidak terjadi tumpang tindih penerimaan bantuan dari program lain yang dilakukan pemerintah.

Baca Juga: Distribusikan dana bantuan kartu prakerja, begini kesiapan OVO

"Harapan kami, seseorang yang sudah dapat Kartu Pra-Kerja itu kan tidak mendapat program bantuan sosial yang lainnya agar bantuan sosial dari pemerintahan secara umum bisa merata di seluruh pekerja yang bekerja atau masyarakat Indonesia terdampak Covid-19," kata Arif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×