kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Kemdag kembali buka keran impor jagung sebanyak 30.000 ton


Senin, 07 Januari 2019 / 17:19 WIB


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - Kementerian Perdagangan (Kemdag) menambah jumlah impor jagung sebanyak 30.000 ton tahun ini. Jumlah itu merupakan tambahan dari impor 100.000 ton pada akhir tahun 2018.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemdag Oke Nurwan mengatakan, saat ini pemerintah sedang menyiapkan penugasan impor tersebut kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni Perum Bulog. Adapun impor tersebut diharapkan mulai masuk pada akhir Maret 2019.

Sementara, kebutuhan tambahan impor jagung sebanyak 30.000 ton tersebut diperuntukkan guna memenuhi kebutuhan jagung untuk para peternak mandiri. Keputusan impor ini sendiri sudah disetujui oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam acara rapat koordinasi (rakor) yang digelar beberapa waktu lalu.

"Sudah perintah rakor, menurut rakor harus nambah. Untuk peternak mandiri," kata Oke di Kantornya, Senin (7/1).

Oke menjelaskan, dengan adanya impor tambahan impor jagung ini, tidak akan berpengaruh terhadap panen raya petani. Hal ini dikarenakan telah disepakati dan dibahas dengan melibatkan semua pihak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×