kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Kembalikan rasa aman untuk aktivitas ekonomi, penanganan kesehatan jadi prioritas


Rabu, 29 Juli 2020 / 16:10 WIB
ILUSTRASI. Wakil Menteri BUMN I yang juga Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya pengembalian rasa aman di  tengah pandemi virus corona (Covid-19). Penanganan kesehatan menjadi prioritas untuk mengembalikan rasa aman.

Dengan begitu, aktivitas ekonomi dapat kembali berlangsung dan kembali tumbuh. "Untuk bisa mulai menumbuhkan aktifitas ekonomi harus bertahap mengembalikan rasa aman," ujar Budi saat konferensi pers di Kantor Presiden, Rabu (29/7).

Pengembalian rasa aman tersebut harus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 secara ketat. Antara lain dengan menjaga jarak, mencuci tangan, dan menggunakan masker.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Rabu (29/7):104.432 kasus, 62.138 sembuh, 4,975 meninggal

Budi bilang, penanganan kesehatan dan ekonomi harus berjalan beriringan. Daerah tidak bisa secara terus menerus melakukan pengetatan yang membuat aktivitas ekonomi berhenti.

"Kalau terus menerus lockdown (pembatasan sosial berskala besar/PSBB) tidak akan tahan ruang fiskal kita," terang Budi.

Namun, aktivitas ekonomi juga tak bisa secara terbuka langsung dilakukan tanpa memerhatikan penanganan kesehatan. Hal itu akan menciptakan kondisi yang jauh lebih mundur ke belakang.

Baca Juga: Corona di Jawa Timur kasus terbesar di Indonesia dengan kematian terbanyak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×