kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.116   23,00   0,13%
  • IDX 4.960   -70,18   -1,40%
  • KOMPAS100 638   -10,18   -1,57%
  • LQ45 507   -6,93   -1,35%
  • ISSI 163   -2,87   -1,73%
  • IDX30 285   -3,79   -1,31%
  • IDXHIDIV20 385   -3,79   -0,97%
  • IDX80 74   -1,12   -1,50%
  • IDXV30 107   -1,17   -1,08%
  • IDXQ30 96   -1,12   -1,15%

Kelanjutan Waduk Jati Jatigede akan diputuskan


Kamis, 18 Juni 2015 / 11:24 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah akan segera mengambil keputusan tentang rencana pengairan dan pembayaran ganti rugi untuk warga yang lahannya digusur untuk pembangunan Waduk Jatigede. Presiden Joko Widodo mengatakan, keputusan ini rencananya akan diambil dalam Rapat Terbatas pagi ini.

"Kita tahu waduk ini digagas sejak jaman Bung Karno, tapi belum selesai sampai sekarang semua masalahnya, oleh sebab itu pagi ini kita rapatkan agar segera diputuskan mengenai pembebasan lahan dan dampak sosialnya," kata Jokowi saat membuka Rapat Terbatas tentang Waduk Jatigede di Kantor Presiden Kamis (18/6).

Pembangunan dan pengoperasian Waduk Jatigede selama beberapa tahun ini mengalami masalah. Walaupun sampai dengan Maret 2014 pembangunan waduk tersebut sudah mencapai 98% atau hampir selesai, sampai saat ini waduk yang diperkirakan bisa menghasilkan energi listrik sebesar 170 Megawatt dan bisa digunakan mengairi sawah sampai dengan 130 hektare di wilayah Indramayu, Majalengka dan Cirebon tersebut belum bisa juga diairi dan dimanfaatkan.

Permasalahan tersebut salah satunya disebabkan oleh ganti rugi yang belum berhasil diselesaikan. Pekan lalu, perhitungan akhir ganti rugi untuk masyarakat yang lahannya digusur untuk Waduk Jatigede tersebut akhirnya berhasil diselesaikan.

Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, rencananya setelah perhitungan ganti rugi tersebut berhasil diselesaikan, pemerintah segera membayar ganti rugi tersebut. Rencananya, pembayaran ganti rugi akan dilakukan mulai 26 Juni mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×