kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kehadiran vaksin tahap ke-14 dukung upaya target 1 juta dosis per hari


Selasa, 01 Juni 2021 / 09:35 WIB
Kehadiran vaksin tahap ke-14 dukung upaya target 1 juta dosis per hari
ILUSTRASI. Petugas membawa Envirotainer berisi vaksin COVID-19 setibanya di Teminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (31/5/2021).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

Kehadiran vaksin tahap 14 ke Indonesia membuat total vaksin dalam bentuk bulk yang telah didapatkan sebanyak 81,5 juta dosis. Bio Farma sendiri telah memproduksi 65,5 juta dosis dari bahan baku tersebut.

Secara estimasi, Indonesia akan memproduksi secara total 75,9 juta dosis vaksin dari bahan baku yang sudah didatangkan hingga Senin kemarin.

“Seperti yang kita ketahui, sampai saat ini Indonesia sudah memiliki 75,9 juta vaksin, dimana kalau satu rakyat Indonesia mempergunakan dua dosis berarti cukup untuk 37,5 juta rakyat Indonesia,” ujar Erick Tohir, Menteri BUMN.

Sebagai informasi Pemerintah hingga Minggu (30/5) sudah memberikan 26,9 juta dosis vaksin untuk tahap vaksinasiI dan II. Cakupan tersebut tentunya akan terus ditingkatkan. Erick menambahkan, dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya, Indonesia adalah salah satu negara ASEAN yang vaksinasinya sudah tinggi.

Baca Juga: Sudah divaksinasi lengkap masih terinfeksi COVID-19? Ini kata Kemenkes

Erick mengingatkan, meskipun vaksinasi adalah game changer, tetapi jika tanpa didukung protokol kesehatan oleh masyarakat, tujuan mencapai kekebalan kelompok tidak akan bisa menjadi program yang berkelanjutan.

Oleh karenanya, dukungan dari masyarakat sangat penting artinya dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Kita juga berharap dengan makin luasnya cakupan vaksinasi, secara ekonomi Indonesia bisa tumbuh lagi seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu tumbuh 4-5% hingga akhir 2021,” ujar Erick.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×