kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.593.000   1.000   0,04%
  • USD/IDR 17.693   -14,00   -0,08%
  • IDX 6.437   -24,30   -0,38%
  • KOMPAS100 850   -5,62   -0,66%
  • LQ45 647   -3,80   -0,58%
  • ISSI 223   -0,27   -0,12%
  • IDX30 359   -2,55   -0,71%
  • IDXHIDIV20 447   -3,40   -0,76%
  • IDX80 97   -0,66   -0,67%
  • IDXV30 124   -0,63   -0,51%
  • IDXQ30 116   -0,92   -0,79%

Kebijakan menggabungkan batasan rokok sigaret putih & kretek ungkit penerimaan


Selasa, 09 Juli 2019 / 20:31 WIB


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemkeu) bakal melakukan simulasi penggabungan batasan produksi rokok Sigaret Putih Mesin (SPM) dan Sigaret Kretek Mesin (SKM) menjadi tiga miliar batang.

Saat ini, masih ada pabrikan besar asing SPM dan SKM yang melakukan penghindaran membayar cukai yang lebih tinggi dengan cara menjaga produksinya di bawah tiga miliar batang, yang merupakan ambang batas penetapan tarif cukai tertinggi. 

Baca Juga: Kementerian Keuangan (Kemkeu) simulasikan dampak penggabungan produksi rokok

Jika benar langkah pemerintah akan terealisasi. Pengamat Pajak DDTC Bawono Kristiaji mengatakan, sesuai dengan roadmap simplifikasi-nya, estimasi penerimaan cukai rokok bisa bertambah sekitar Rp 4 hingga Rp 6 triliun.

Akan tetapi menurut Bawono, rencana pemerintah menaikkan cukai rokok pada 2020 perlu pertimbangan yang lebih matang. Karena mengingat adanya kebutuhan pengendalian konsumsi tembakau. 

Baca Juga: Prospek Saham Rokok Masih Mengepul

Dia menegaskan kenaikan cukai rokok perlu ditinjau soal dampak bagi penerimaan negara serta pertumbuhan industri rokok. “Intinya perlu diseimbangkan,” kata Bawono kepada Kontan.co.id, Selasa (9/7). 

Sementara itu, jika diakumulasi antara produksi SKM dan SPM, jumlah produksi pabrikan besar asing ini jauh melampaui tiga miliar batang. Celah ini yang membuat pabrikan besar asing menikmati tarif cukai yang lebih rendah sehingga berimbas kepada harga rokok yang lebih murah.

Untuk ini, Bawono belum bisa berkomentar banyak, yang pasti harus ada pertimbangan yang lebih matang agak tidak terjadi kesenjangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×