kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kebijakan Bulog dikhawatirkan picu kenaikan harga


Rabu, 09 Agustus 2017 / 17:28 WIB


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kebijakan Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik (Perum Bulog) melakukan fleksibilitas harga beli 10% dikhawatirkan picu kenaikan harga.

Sutarto Alimoeso, Ketua Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) menyatakan telah terdapat beberapa laporan kenaikan harga.

"Selama dua hari ke depan kita akan lihat apakah benar ada kenaikan harga," ujat Sutarto usai Diskusi Policy Perberasan Nasional, Rabu (9/8).

Sutarto menjelaskan saat ini harga beras kualitas yang biasa diserap oleh Bulog memang berada di atas harga beli Bulog. Harga beli Bulog setelah fleksibilitas 10% sebesar Rp 8.030 per kilogram (kg) sementara harga beras di pasaran mencapai Rp 8.300 per kg.

Kenaikan harga ini juga perlu diikuti dengan ketersediaan padi. Sutarto bilang, produksi biasanya lebih dulu diserap oleh pasar industri.

Beberapa hari ke depan juga akan dilihat bagaimana pemenuhan stok Bulog dari penggilingan padi. Setelah itu akan dilakukan evaluasi bila terdapat hambatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×