CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.550   21,00   0,12%
  • IDX 6.659   -19,20   -0,29%
  • KOMPAS100 876   -0,75   -0,09%
  • LQ45 662   -2,60   -0,39%
  • ISSI 234   -0,32   -0,13%
  • IDX30 368   -1,64   -0,44%
  • IDXHIDIV20 456   -1,01   -0,22%
  • IDX80 100   -0,03   -0,03%
  • IDXV30 128   0,51   0,40%
  • IDXQ30 118   -0,65   -0,55%

Kasus Omicron di Indonesia Capai 152 Kasus, Kenali Gejala Terbaru Varian Ini


Selasa, 04 Januari 2022 / 05:05 WIB
ILUSTRASI. Kasus positif Covid-19 akibat varian Omicron di Indonesia sudah mencapai 152 kasus.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

The Times of India melaporkan, aplikasi studi ZOE Covid baru-baru ini mencatat dua gejala Omicron paling tidak biasa yang mungkin belum pernah Anda dengar:

- Muntah

- Kehilangan selera makan

Kepala aplikasi penelitian, Spector mengatakan bahwa dua gejala ini telah lazim pada orang yang sudah mencapatkan vaksinasi ganda dan mereka yang telah menerima suntikan booster.

Setelah menganalisis ribuan kasus Covid-19, aplikasi menemukan bahwa pilek, sakit kepala, kelelahan, bersin, dan sakit tenggorokan adalah gejala umum COVID-19 pada saat omicron mulai muncul.

Jika Anda jatuh sakit dan mengembangkan salah satu gejala yang disebutkan di atas, periksakan diri Anda sesegera mungkin. Ingatlah untuk mengisolasi diri Anda sampai hasilnya keluar sebagai 'negatif'.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit merekomendasikan mengisolasi setidaknya 10 hari setelah timbulnya gejala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×