kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.973   -39,00   -0,22%
  • IDX 5.973   87,25   1,48%
  • KOMPAS100 790   14,56   1,88%
  • LQ45 596   8,97   1,53%
  • ISSI 204   3,36   1,67%
  • IDX30 339   4,88   1,46%
  • IDXHIDIV20 419   4,98   1,20%
  • IDX80 89   1,54   1,75%
  • IDXV30 112   1,60   1,46%
  • IDXQ30 109   1,30   1,21%

Kalah dari wajib pajak, pemerintah harus kembalikan pajak senilai puluhan triliun!


Kamis, 21 November 2019 / 04:18 WIB


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Khusus untuk percepatan restitusi, Kemenkeu mengaku sudah mulai berjalan normal sejak awal Oktober 2019. Namun demikian, Dirjen Pajak menegaskan pada dasarnya restitusi pajak merupakan hak bagi Wajib Pajak (WP) yang diharapkan realisasinya dapat memperbaiki cash flow korporasi penerima fasilitas tersebut. 

Baca Juga: Realisasi asumsi makro APBN 2019 hingga Oktober banyak meleset

Suryo menjelaskan secara teknis untuk percepatan restitusi tidak dilakukan pemeriksaan, hanya memverifikasi data yang diberikan. Sebab, insentif itu diperuntukkan bagi dunia usaha yang berorientasi ekspor guna mendorong pertumbuhan ekonomi domestik. 

Sementara restitusi normal yang berasal dari pemeriksaan yang dilakukan setelah DJP memvalidasi data WP. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×