kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

KAJS ingin iuran pensiun dinaikkan menjadi 10%


Senin, 12 Mei 2014 / 22:07 WIB
ILUSTRASI. PT Elnusa Tbk (ELSA) menyiapkan belanja modal berkisar Rp 500 miliar untuk tahun buku 2023.


Reporter: Risky Widia Puspitasari | Editor: Hendra Gunawan

Jakarta. Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS) menolak komposisi iuran yang ditawarkan pemerintah yang hanya 8%. Mereka ingin iuran sebesar 10% dengan komposisi 7% dari pemberi kerja dan 3% dari pekerja. Atau 8% dibanding 2%.

Indra Munaswar, Presidium KAJS mengatakan jika hanya 8% maka saat pensiun hanya akan menerima sekitar 30% dari upah terakhir. Padahal pekerja menginginkan 70% dari upah terakhir mereka.

"Kalau hanya dapat 30%, mau dapat apa,  buat biaya hidup saja masih kurang," kata Indra, Senin (12/5).

Padahal menurut Indra, dengan simpanan uang jaminan sosial yang besar, Indonesia bisa mandiri untuk perputaran uang seperti di negara lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×