kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.907   -81,00   -0,45%
  • IDX 6.146   24,78   0,40%
  • KOMPAS100 798   4,40   0,55%
  • LQ45 610   1,85   0,30%
  • ISSI 214   1,79   0,84%
  • IDX30 338   0,36   0,11%
  • IDXHIDIV20 429   2,41   0,56%
  • IDX80 91   0,49   0,54%
  • IDXV30 116   0,99   0,86%
  • IDXQ30 110   0,48   0,43%

KAJS ingin iuran pensiun dinaikkan menjadi 10%


Senin, 12 Mei 2014 / 22:07 WIB
ILUSTRASI. PT Elnusa Tbk (ELSA) menyiapkan belanja modal berkisar Rp 500 miliar untuk tahun buku 2023.


Reporter: Risky Widia Puspitasari | Editor: Hendra Gunawan

Jakarta. Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS) menolak komposisi iuran yang ditawarkan pemerintah yang hanya 8%. Mereka ingin iuran sebesar 10% dengan komposisi 7% dari pemberi kerja dan 3% dari pekerja. Atau 8% dibanding 2%.

Indra Munaswar, Presidium KAJS mengatakan jika hanya 8% maka saat pensiun hanya akan menerima sekitar 30% dari upah terakhir. Padahal pekerja menginginkan 70% dari upah terakhir mereka.

"Kalau hanya dapat 30%, mau dapat apa,  buat biaya hidup saja masih kurang," kata Indra, Senin (12/5).

Padahal menurut Indra, dengan simpanan uang jaminan sosial yang besar, Indonesia bisa mandiri untuk perputaran uang seperti di negara lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×