kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kaji kembali postur setoran dividen BUMN


Jumat, 17 Februari 2017 / 20:19 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Suahasil Nazara bilang pemerintah mungkin akan lebih memperhatikan pergerakan penerimaan APBN, termasuk dari dividen BUMN. Di tahun ini pemerintah yang menargetkan penerimaan dividen BUMN senilai Rp 41 Triliun, kata Suahasil pembagian setorannya akan diatur oleh Kementerian BUMN.

"Untuk bagaimana caranya agar BUMN bisa memenuhi target setoran deviden di APBN 2017, nanti kami masih akan bicarakan dengan Kementerian BUMN," kata Suahasil pada KONTAN, Jumat (17/2).

Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Padjajaran, Ina Primiana menyatakan pemerintah harus bisa mendorong masyarakat menggunakan perbankan untuk segala kegiatannya.

Serta tidak membebankan biaya terlalu banyak untuk perbankan. "Perbankan juga jangan dibebani oleh cost yang tidak seharusnya," ujar Ina.

Nah kalau setoran mengecil, kata Ina pemerintah mungkin hanya punya pilihan genjot pajak atau potong anggaran. Tapi kata Ina pemerintah tidak boleh sembarangan memotong anggaran.

"Pemerintah harus hati-hati jangan sembarangan potong anggaran, jangan sampai memotong anggaran proyek lanjutan atau yang sudah punya komitmen dengan pihak ketiga," pungkas Ina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×