kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kadin minta pengusaha green economy diprioritaskan


Selasa, 29 April 2014 / 11:48 WIB
ILUSTRASI. Kedelai, salah satu jenis makanan yang baik dan aman dikonsumsi penderita asam urat.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Ekonomi dan ekologi lingkungan adalah sisi yang harus diperhatikan dalam melakukan pembangunan infrastruktur nasional.

Bencana alam lingkungan seperti banjir dan tanah longsor menjadi bukti bahwa ekologi lingkungan sering tak diperhatikan dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Konsep pembangunan infrastruktur berkelanjutan itu harus dirumuskan dalam bentuk green infrastructure economy.

"Buat pengusaha konsep ini belum tersosialisasi dengan baik. Untuk itu, pemerintah harus konsisten dan terus-menerus mengingatkan dunia usaha tentang batasan pembangunan ekonomi dan infrastruktur yakni dengan memperhatikan sisi ekologi," ujar ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Suryo Bambang Sulisto di acara Indonesia Green Infrastructure Summit di Hotel Ritz Carlton-Pacific Place, Selasa (29/4).

Untuk itu, Suryo meminta pemerintah untuk mendorong pengusaha berinvestasi dengan konsep green economy. Namun, dorongan ini diharapkan disertai dengan ‘karpet merah’ bagi pengusahanya alias mendapatkan prioritas dan mendapatkan kepastian hukum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×