kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Kadin minta pengusaha green economy diprioritaskan


Selasa, 29 April 2014 / 11:48 WIB
ILUSTRASI. Kedelai, salah satu jenis makanan yang baik dan aman dikonsumsi penderita asam urat.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Ekonomi dan ekologi lingkungan adalah sisi yang harus diperhatikan dalam melakukan pembangunan infrastruktur nasional.

Bencana alam lingkungan seperti banjir dan tanah longsor menjadi bukti bahwa ekologi lingkungan sering tak diperhatikan dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Konsep pembangunan infrastruktur berkelanjutan itu harus dirumuskan dalam bentuk green infrastructure economy.

"Buat pengusaha konsep ini belum tersosialisasi dengan baik. Untuk itu, pemerintah harus konsisten dan terus-menerus mengingatkan dunia usaha tentang batasan pembangunan ekonomi dan infrastruktur yakni dengan memperhatikan sisi ekologi," ujar ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Suryo Bambang Sulisto di acara Indonesia Green Infrastructure Summit di Hotel Ritz Carlton-Pacific Place, Selasa (29/4).

Untuk itu, Suryo meminta pemerintah untuk mendorong pengusaha berinvestasi dengan konsep green economy. Namun, dorongan ini diharapkan disertai dengan ‘karpet merah’ bagi pengusahanya alias mendapatkan prioritas dan mendapatkan kepastian hukum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×