kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Kadin minta pengusaha green economy diprioritaskan


Selasa, 29 April 2014 / 11:48 WIB
ILUSTRASI. Kedelai, salah satu jenis makanan yang baik dan aman dikonsumsi penderita asam urat.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Ekonomi dan ekologi lingkungan adalah sisi yang harus diperhatikan dalam melakukan pembangunan infrastruktur nasional.

Bencana alam lingkungan seperti banjir dan tanah longsor menjadi bukti bahwa ekologi lingkungan sering tak diperhatikan dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Konsep pembangunan infrastruktur berkelanjutan itu harus dirumuskan dalam bentuk green infrastructure economy.

"Buat pengusaha konsep ini belum tersosialisasi dengan baik. Untuk itu, pemerintah harus konsisten dan terus-menerus mengingatkan dunia usaha tentang batasan pembangunan ekonomi dan infrastruktur yakni dengan memperhatikan sisi ekologi," ujar ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Suryo Bambang Sulisto di acara Indonesia Green Infrastructure Summit di Hotel Ritz Carlton-Pacific Place, Selasa (29/4).

Untuk itu, Suryo meminta pemerintah untuk mendorong pengusaha berinvestasi dengan konsep green economy. Namun, dorongan ini diharapkan disertai dengan ‘karpet merah’ bagi pengusahanya alias mendapatkan prioritas dan mendapatkan kepastian hukum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×