kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kadin dukung rencana pembatasan ekspor gas ke luar


Minggu, 15 Juni 2014 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Inilah 6 Cara Menghilangkan Bau Badan Secara Alami dan Benar


Reporter: Agus Triyono | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah dalam waktu dekat ini berencana membatasi dan bahkan melarang ekspor gas. Mereka ingin agar gas sepenuhnya digunakan untuk kepentingan industri dalam negeri.

Natsir Mansyur, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut baik rencana pemerintah tersebut. Apalagi, belakangan ini kebutuhan gas di dalam negeri, khususnya untuk industri terus meningkat. Meskipun demikian Natsir berharap, pembatasan ekspor gas tersebut diikuti oleh kebijakan strategis lain. Salah satunya, pengalokasian jatah gas.

Natsir meminta agar nantinya gas juga secara spesifik dialokasikan untuk pembangunan smelter. "Kami sudah mengusulkan agar selain untuk pupuk dan industri, gas untuk smelter dimasukkan dalam neraca gas," kata Natsir Minggu (15/5).

Natsir mengatakan, kebijakan tersebut penting dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan kepastian kepada pengusaha. "Bangun smelter itu investasi besar, jangka panjang, low return, maka itu persiapkan semuanya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×