kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jusuf Kalla ingin industri daerah dikembangkan


Jumat, 20 Juni 2014 / 19:14 WIB
ILUSTRASI. Wajib Dihindari! Ini 5 Makanan yang Harus Dihindari saat Mengalami Maag


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

BANJARMASIN. Calon wakil presiden Jusuf Kalla menginginkan geliat perekonomian di semua daerah dikembangkan. Salah satu caranya adalah dengan mengembangkan industri sesuai kekhasan tiap-tiap daerah.

"Setiap daerah kan punya kekhasan, ini menjadi penting agar industri berkembang sesuai wilayah," kata Kalla saat berkunjung ke sentra perajin kain batik di Jalan Seberang Masjid, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (20/6).

Ia mencontohkan banyaknya perajin batik di seluruh Indonesia. Dengan sentuhan yang jelas antara perajin dan pemerintah, Kalla yakin produksi batik Indonesia dapat berkembang pesat, bahkan sampai ke luar negeri.

Pemerintah, kata Kalla, juga wajib mendukung perkembangan industri lokal tersebut. Misalnya dengan membantu meningkatkan teknologi pencetakan batik sehingga motifnya dapat lebih variatif dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Selain itu, Kalla juga menganggap, harus ada stimulus dari pemerintah agar industri lokal tersebut juga laris di pasar dalam negeri. Setelah itu, barulah produksi ditingkatkan untuk dipasarkan ke luar negeri dengan konsep atau model yang sesuai dengan negara tujuan.

"Seperti waktu kita perintahkan orang kantor tidak pakai jas, akhirnya memakai pakaian lokal, dan ini memajukan batik. Untuk ekspor juga begitu, kita sesuaikan motifnya supaya bisa diterima," pungkasnya. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×