kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Juni, kunjungan wisman turun jadi 1,13 juta orang


Selasa, 01 Agustus 2017 / 21:50 WIB
Juni, kunjungan wisman turun jadi 1,13 juta orang


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan rilis perkembangan pariwisata per Juni 2017 pada Selasa (1/8) di Gedung BPS.

Dalam rilisnya, BPS menyatakan, kunjungan wisatawan mancanegara di Juni tahun ini menurun 1,86% dibanding bulan Mei sebelumnya (month on month).

Direktur Statistik Harga BPS Yunita Rusanti mengatakan hal ini disebabkan puasa tahun ini yang jatuh di akhir Mei hingga Juni.

"Utamanya wisatawan mancanegara dari negara muslim itu berkurang karena melaksanakan puasa," ujar Yunita.

Per Juni 2017, total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia berjumlah 1,13 juta orang. Kunjungan ini didominasi wisatawan berkebangsaan Tiongkok sebesar 14,19%, Singapura 11,66%, Australia 9,57%, Malaysia 8,13%, dan India 4,51%.

"Wisatawan dari Malaysia yang paling terasa penurunannya karena mereka kan juga puasa," kata Yunita menerangkan.

Menurutnya, penurunan tren wisatawan mancanegara ini sudah menjadi pola tahunan. Setiap memasuki bulan puasa, tren wisatawan mancanegara turun karena melaksanakan ibadah.

Meski begitu, jumlah wisatawan mancanegara mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2016. Jumlah ini meningkat 31,61% dari 857.650 kunjungan di Juni 2016 menjadi 1,13 juta kunjungan di Juni 2017.

Salah satu penyebab peningkatan ini adalah digunakannya metode penghitungan wisata mancanegara menggunakan Mobile Positioning Data (MPD) yang belum digunakan pada tahun 2016 sebelumnya.

Penggunaan MPD ini membantu meningkatkan cakupan data wisatawan yang berada di wilayah perbatasan Indonesia dan belum tercatat di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×