kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Jonan tegaskan APBN untuk pemerataan pembangunan


Sabtu, 15 November 2014 / 08:22 WIB
ILUSTRASI. Manfaat sari kurma untuk kesehatan tubuh.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) harus digunakan untuk pemerataan pembangunan. Hal itu disampaikan Jonan di depan para pengusaha Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

"APBN itu untuk pemerataan pembangunan," ucap Jonan saat rapat bersama KADIN di Jakarta, Jumat (14/11).

Perkataan yang dilontarkan Jonan itu menindaklanjuti pembahasan mengenai peranan swasta dalam membangun infrastruktur perhubungan nasional. Saat ini, pemerintah mempersilakan pihak swasta berkontribusi membangun pelabuhan, airport dan infrastruktur perhubungan lain dengan biaya sendiri.

Sementara itu, anggaran APBN harus disalurkan bagi pembangunan infrastruktur diwilayah-wilayah tertinggal.

Sebelumnya, Jonan menolak tegas penggunaan dana APBN untuk pembangunan kereta api super cepat Jakarta-Surabaya. Pasalnya kata dia, pembangunan kereta api di luar pulau Jawa lebih penting ketimbang pembangun di Jawa. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×