kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Jonan sarankan pengusaha jual gedung daripada PHK, ini pertimbangannya


Jumat, 15 Mei 2020 / 14:44 WIB
Jonan sarankan pengusaha jual gedung daripada PHK, ini pertimbangannya
ILUSTRASI. Jonan sarankan pengusaha jual gedung ketimbang PHK, karena sulit dapatkan karyawan berkualitas dan berpengalaman.


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyarankan kepada pelaku usaha untuk menghindari pemutusan hubungan kerja ( PHK) dalam rangka melakukan efisiensi di tengah pandemi Covid-19.

Menurut dia, PHK adalah opsi terakhir yang bisa diambil pengusaha di tengah tekanan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Ignasius Jonan sebut tak ada negara di dunia yang siap hadapi virus corona

Pria yang juga sempat menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia itu menilai, berbagai langkah efisiensi lain masih bisa ditempuh oleh pengusaha, mulai dari pemotongan gaji pegawai hingga menjual aset perusahaan.

Sebab sebut Jonan, pengusaha akan jauh lebih sulit mendapatkan pegawai yang sudah berpengalaman ketimbang aset baru.

"Kalau perlu jual gedung dibanding cutting people, menurut saya loh," ujarnya dalam sebuah seminar virtual, Jumat (15/5/2020).

Baca Juga: Kena PHK? Jangan pusing, begini cara mengatasi pendapatan yang terbatas

Lebih lanjut, Jonan mengatakan, PHK dalam intensitas tinggi dapat mengakibatkan permasalahan baru, yakni kesenjangan sosial.  "Kalau kita coba lay off dampaknya akan besar sekali," katanya.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×