kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Jokowi undang Jerman untuk berinvestasi di Batang


Selasa, 13 April 2021 / 23:10 WIB


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Presiden Joko Widodo mengundang investasi dari Jerman untuk masuk di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah. Jokowi menyebut pelaku usaha Jerman dapat mengembangkan basis produksi dan rantai pasok global Jerman di kawasan. 

Lokasi strategis dinilai menjadi salah satu daya tarik dari kawasan industri tersebut. "Saya menawarkan kepada Jerman untuk mengembangkan kawasan industri khusus Jerman (German Industrial Quarter) di Kawasan Industri Terpadu Batang," ujar Jokowi saat pertemuan bilateral secara virtual dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, Selasa (13/4).

Jerman menjadi salah satu mitra penting bagi Indonesia di Eropa. Jerman merupakan mitra dagang terbesar Indonesia di Eropa, mitra investasi terbesar ke-4 di Eropa dan wisatawan Jerman merupakan ke-3 terbesar dari Eropa.

Baca Juga: Jokowi revisi percepatan Kebijakan Satu Peta

Investasi menjadi salah satu hal yang digenjot pemerintah di tengah pandemi virus corona (Covid-19) saat ini. Hal itu dilakukan untuk mendorong pemulihan ekonomi secara cepat akibat pandemi.

Oleh karena itu, Indonesia pun menyebut telah memperbaiki iklim usaha saat ini. Salah satunya dengan membuat Undang Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. "Indonesia baru saja mengeluarkan Undang-undang Cipta Kerja yang akan dapat mendukung kerjasama di bidang investasi," terang Jokowi.

Selain investasi, Jokowi juga mengajak Jerman untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. Antara lain dengan mengembangkan sekolah vokasi yang ada saat ini.

Kerja sama kedua negara dinilai akan penting ke depan. Mengingat pada tahun 2022 yang akan datang Indonesia akan menjadi Ketua dalam G-20 sementara Jerman menjadi Ketua G-7.

Selanjutnya: Jokowi teken Keppres cuti bersama ASN tahun 2021 hanya 2 hari

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×