kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Jokowi titahkan produksi vaksin Merah Putih dipercepat, dimulai akhir 2021


Selasa, 16 Februari 2021 / 08:05 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memerintahkan untuk mempercepat produksi vaksin Covid-19 buatan negeri atau vaksin Merah Putih.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produksi vaksin Covid-19 buatan negeri atau vaksin Merah Putih harus dipercepat. Itu merupakan titah Presiden Joko Widodo kepada  jajarannya. 

Pemerintah menargetkan, produksi vaksin tersebut dimulai pada akhir 2021. 

"Saya juga telah memerintahkan untuk mempercepat produksi vaksin kita sendiri, vaksin Merah Putih, tetapi juga ini ternyata memerlukan waktu. Mungkin baru akhir tahun Insyaallah baru diproduksi," kata Jokowi saat memberikan arahan pada rapat pimpinan TNI-Polri di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/2/2021). 

Jokowi mengatakan, pemerintah terus berupaya mendapatkan vaksin Covid-19. Namun, hal ini tidak mudah lantaran Indonesia harus bersaing dengan 215 negara di dunia. 

Baca Juga: Kandidat vaksin Merah Putih segera tercipta, RI bisa mandiri hasilkan vaksin Covid-19

Hingga saat ini, vaksin Covid-19 yang datang ke Tanah Air baru dari satu negara yakni vaksin Sinovac asal China. Namun, pemerintah telah menjalin kerja sama dengan beberapa negara lainnya untuk pengadaan vaksin ini. 

Oleh karena itu, menurut dia, keberadaan vaksin Merah Putih diharapkan dapat mempercepat proses vaksinasi virus corona. 

"Yang kita harus sadar, tidak mudah mendapatkan yang namanya vaksin sekarang ini," ujar Jokowi. 

Baca Juga: Pemerintah diminta antisipasi kenaikan kasus positif Covid-19 di tengah vaksinasi

Jokowi mengatakan, vaksinasi bertujuan untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity. Hal ini merupakan upaya mengakhiri pandemi. Ia menargetkan, vaksinasi Covid-19 dapat menjangkau 70% penduduk Tanah Air atau sekitar 182 juta orang. 

Lantaran satu orang harus disuntik dua dosis vaksin, maka dibutuhkan kurang lebih 364 juta vaksin Covid-19. "Bukan angka yang kecil karena angka ini akan menghasilkan kekebalan komunal, herd immunity," kata Jokowi. 

Adapun vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah dimulai sejak 13 Januari 2021. Presiden menjadi orang pertama di Tanah Air yang disuntik vaksin. 
Saat ini vaksinasi terus berlanjut ke seluruh pelosok negeri dan memprioritaskan tenaga kesehatan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Perintahkan Produksi Vaksin Merah Putih Dipercepat, Dimulai Akhir 2021"
Penulis : Fitria Chusna Farisa
Editor : Icha Rastika

Selanjutnya: Bio Farma targetkan 13 juta dosis vaksin Covid-19 siap dalam waktu dekat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×