kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Jokowi tak ingin PLBN hanya simbol belaka


Selasa, 09 Mei 2017 / 23:15 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin kehadiran pos lintas batas negara (PLBN) hanya dijadikan simbol belaka. Jokowi ingin kehadiran pos tersebut bisa menggerakkan kegiatan ekonomi baru untuk masyarakat sekitarnya.

Atas dasar itulah, Jokowi saat meresmikan Pos Lintas Batas Negara Skouw, Papua memerintahkan agar pembangunan pos lintas batas negara diikuti dengan pembangunan pasar modern supaya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar lokasi.

"Selain bangun pasar, bina pedagangnya agar barang yang dijual berkembang tidak hanya sembako dan garmen tapi juga elektronik," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Bey Machmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (9/5).

Selain menumbuhkan kegiatan ekonomi baru, Jokowi juga ingin keberadaan pos lintas batas negara bisa dimanfaatkan untuk memberantas penyelundupan. "Supaya rakyat menikmati hasil perdagangan yang ada,"katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×