kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Jokowi tak ingin PLBN hanya simbol belaka


Selasa, 09 Mei 2017 / 23:15 WIB
Jokowi tak ingin PLBN hanya simbol belaka


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin kehadiran pos lintas batas negara (PLBN) hanya dijadikan simbol belaka. Jokowi ingin kehadiran pos tersebut bisa menggerakkan kegiatan ekonomi baru untuk masyarakat sekitarnya.

Atas dasar itulah, Jokowi saat meresmikan Pos Lintas Batas Negara Skouw, Papua memerintahkan agar pembangunan pos lintas batas negara diikuti dengan pembangunan pasar modern supaya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar lokasi.

"Selain bangun pasar, bina pedagangnya agar barang yang dijual berkembang tidak hanya sembako dan garmen tapi juga elektronik," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Bey Machmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (9/5).

Selain menumbuhkan kegiatan ekonomi baru, Jokowi juga ingin keberadaan pos lintas batas negara bisa dimanfaatkan untuk memberantas penyelundupan. "Supaya rakyat menikmati hasil perdagangan yang ada,"katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×