kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.015   -73,00   -0,40%
  • IDX 6.086   43,78   0,72%
  • KOMPAS100 800   10,08   1,28%
  • LQ45 608   7,84   1,31%
  • ISSI 210   0,24   0,11%
  • IDX30 343   4,08   1,20%
  • IDXHIDIV20 428   5,31   1,26%
  • IDX80 91   1,15   1,28%
  • IDXV30 117   1,75   1,52%
  • IDXQ30 110   1,46   1,34%

Jokowi sindir media untuk tak hanya kejar klik


Jumat, 14 Agustus 2020 / 11:00 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang Tahuan MPR/DPR/DPD, Jumat (14/8)


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong media untuk berperan dalam pembangunan nilai kemanusiaan dan kebangsaan.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan pidato kenegaraan di sidang tahunan MPR tahun 2020. Jokwo mengingatkan bahwa seluruh platform teknologi harus mendukung transformasi kemajuan bangsa.

"Semestinya, perilaku media tidak dikendalikan untuk mendulang click dan menumpuk jumlah like," ujar Jokowi di depan anggota MPR, Jumat (14/8).

Jokowi bilang media harus menumpuk kontribusi bagi kemanusiaan dan kepentingan bangsa. Lebih lanjut ia bilang bahwa kemajuan ekonomi tak dapat dipertukarkan dengan nilai luhur bangsa.

Baca Juga: Jokowi sebut pengembangan food estate untuk perkuat cadangan pangan nasional

"Kemajuan ekonomi jelas membutuhkan semangat kebangsaan yang kuat," terang Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga menegaskan komitmennya dalam menegakkan demokrasi dan melawan korupsi. Jokowi bilang upaya pencegahan korupsi harus menjadi penekanan.

"Upaya pencegahan harus ditingkatkan melalui tata kelola yang sederhana, transparan, dan efisien," jelasnya.

Jokowi menyampaikan bahwa ekosistem politik, hukum, kebudayaan, dan pendidikan yang kondusif penting untuk kemajuan. Terutama dalam menumbuhkan ekosistem nasional yang produktif dan inovatif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×