kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Jokowi: Perizinan yang menghambat dipermudah


Selasa, 30 Mei 2017 / 06:13 WIB
Jokowi: Perizinan yang menghambat dipermudah


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

BOGOR. Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin perbaikan peringkat investasi Indonesia hanya dinikmati segelintir orang saja. Momentum naiknya peringkat ke layak investasi (investment grade) menjadi motor menggenjot laju pertumbuhan yang bisa dirasa pelaku usaha sektor riil dan rekayat banyak.

Jokowi pun memerintahkan kementerian dan lembaga untuk bergerak cepat memanfaatkan momentum ini. Salah satunya, memperbaiki  dan menyederhanakan izin investasi di sektor riil.

"Menko Perekonomian saya minta dilihat kembali secara lebih rinci lagi agar perizinan yang masih menghambat dipermudah, supaya investasi bisa masuk" katanya di Istana Bogor, Senin(29/5).

Selain ke Darmin Nasution, Menko Perekonomian, agar investasi sektor riil bisa jalan, Jokowi juga melarang para menterinya untuk mengeluarkan peraturan menteri seenaknya yang dikhawatirkan malah akan ganggu investasi.

Kalau peraturan menteri baru memang terpaksa harus dikeluarkan, peraturan menteri tersebut harus dibahas dalam rapat terbatas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×