kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jokowi: Perizinan yang menghambat dipermudah


Selasa, 30 Mei 2017 / 06:13 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

BOGOR. Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin perbaikan peringkat investasi Indonesia hanya dinikmati segelintir orang saja. Momentum naiknya peringkat ke layak investasi (investment grade) menjadi motor menggenjot laju pertumbuhan yang bisa dirasa pelaku usaha sektor riil dan rekayat banyak.

Jokowi pun memerintahkan kementerian dan lembaga untuk bergerak cepat memanfaatkan momentum ini. Salah satunya, memperbaiki  dan menyederhanakan izin investasi di sektor riil.

"Menko Perekonomian saya minta dilihat kembali secara lebih rinci lagi agar perizinan yang masih menghambat dipermudah, supaya investasi bisa masuk" katanya di Istana Bogor, Senin(29/5).

Selain ke Darmin Nasution, Menko Perekonomian, agar investasi sektor riil bisa jalan, Jokowi juga melarang para menterinya untuk mengeluarkan peraturan menteri seenaknya yang dikhawatirkan malah akan ganggu investasi.

Kalau peraturan menteri baru memang terpaksa harus dikeluarkan, peraturan menteri tersebut harus dibahas dalam rapat terbatas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×