CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Jokowi: Perizinan yang menghambat dipermudah


Selasa, 30 Mei 2017 / 06:13 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

BOGOR. Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin perbaikan peringkat investasi Indonesia hanya dinikmati segelintir orang saja. Momentum naiknya peringkat ke layak investasi (investment grade) menjadi motor menggenjot laju pertumbuhan yang bisa dirasa pelaku usaha sektor riil dan rekayat banyak.

Jokowi pun memerintahkan kementerian dan lembaga untuk bergerak cepat memanfaatkan momentum ini. Salah satunya, memperbaiki  dan menyederhanakan izin investasi di sektor riil.

"Menko Perekonomian saya minta dilihat kembali secara lebih rinci lagi agar perizinan yang masih menghambat dipermudah, supaya investasi bisa masuk" katanya di Istana Bogor, Senin(29/5).

Selain ke Darmin Nasution, Menko Perekonomian, agar investasi sektor riil bisa jalan, Jokowi juga melarang para menterinya untuk mengeluarkan peraturan menteri seenaknya yang dikhawatirkan malah akan ganggu investasi.

Kalau peraturan menteri baru memang terpaksa harus dikeluarkan, peraturan menteri tersebut harus dibahas dalam rapat terbatas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×