kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Jokowi: Pembangunan infrastruktur harus merata


Rabu, 16 Agustus 2017 / 11:50 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerataan perekonomian juga harus didukung oleh pemerataan pembangunan. Pembangunan yang merata dari Sabang hingga Merauke menjadi pondasi ekonomi dalam jangka panjang.

Jokowi menyatakan pembangunan yang dijalankan secara bersama, bukan hanya di perkotaan saja. Ia bilang, pembangunan juga ditujukan untuk warga pedesaan maupun daerah pinggiran, pulau-pulau terdepan dan perbatasan.

"Kita ingin rakyat di perbatasan menjadi bangga menjadi bagian dari Warga Negara Republik Indonesia," kata Jokowi, Rabu (16/8).

Ia juga menyatakan, rakyat di perbatasan juga merasakan kehadiran negara melalui pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Menurutnya, ini merupakan beranda terdepan Indonesia.

"Kita harapkan munculnya sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru sehingga pembangunan menjadi lebih merata di seluruh pelosok negeri," katanya.

Selain itu, melalui program Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, pemerintah meningkatkan akses rakyat untuk mendapatkan pelayanan infrastruktur dasar.

"Pemerintah juga mendorong pergerakan ekonomi daerah dengan peningkatan presentase kemantapan jalan provinsi, jalan kabupaten/kota dan mendukung irigasi pertanian," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×