kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.103   73,00   0,40%
  • IDX 5.876   2,65   0,05%
  • KOMPAS100 764   0,65   0,08%
  • LQ45 583   -0,32   -0,06%
  • ISSI 202   -0,10   -0,05%
  • IDX30 330   -0,68   -0,21%
  • IDXHIDIV20 408   -2,37   -0,58%
  • IDX80 87   0,16   0,18%
  • IDXV30 111   -0,26   -0,23%
  • IDXQ30 106   -0,56   -0,52%

Jokowi paksa dua menteri menunggu


Jumat, 19 April 2013 / 10:08 WIB
ILUSTRASI. Petugas kesehatan menyuntikkan COVID-19 kepada warga di Sentra Vaksinasi COVID-19, Gelanggang Remaja Pulogadung, Jakarta


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo hari ini dijadwalkan menghadiri acara pencanangan pasar bebas bahan berbahaya, di Pasar Cibubur, Lapangan Tembak, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (19/4). Namun, Jokowi malah telat hadir tanpa alasan. Padahal, masyarakat dan dua menteri telah menunggunya berjam-jam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jokowi akan berangkat ke Pasar Cibubur pukul 08.00 dari rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat. Karena sesuai agenda gubernur yang dirilis Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jokowi akan hadir di Pasar Cibubur pada pukul 08.30. Namun, sekitar pukul 07.40, Jokowi keluar dari rumah dinasnya dan meluncur ke Balaikota Jakarta. Sampai pukul 08.50, Jokowi belum juga berangkat sehingga acara terpaksa ditunda, menunggu kabar dari Jokowi.

Acara pencanangan pasar bebas bahan berbahaya dihadiri Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi yang akhirnya terpaksa menunggu di kantor Pasar Cibubur. Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Dien Emmawati dan Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis tampak mendampingi kedua menteri tersebut.

Sebelumnya, Jokowi sempat menyatakan antusiasmenya untuk mewujudkan pasar di Jakarta terbebas dari bahan berbahaya dengan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Di lokasi, puluhan masyarakat telah menunggu sejak pagi. Informasi mengenai kedatangan Jokowi cepat menyebar dari mulut ke mulut. (Indra Akuntono/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×