kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Apa alasan Jubir KPK Johan Budi menemui Jokowi?


Rabu, 17 April 2013 / 11:56 WIB
ILUSTRASI. kurs jual beli dolar AS di BNI, Rabu (10/11). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/kye/17


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada Rabu (17/4) pagi ini kedatangan tamu yang tak biasa, yakni Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi. Kedatangan Johan Budi bukan terkait urusan KPK, melainkan wawancara di majalah Integrito.

Seusai menemui Jokowi, Johan menjelaskan, Integrito merupakan majalah internal di KPK. Dirinya menjadi pemimpin redaksi di majalah Integrito dan bermaksud mewawancarai Joko Widodo untuk mengisi kolom khusus di majalah terkait transparansi anggaran di DKI.

"Saya sebagai pemimpin redaksi datang menemui Pak Jokowi untuk melakukan wawancara," kata Johan di Balaikota Jakarta.

Salah satu topik yang dibahas dalam wawancara itu akan terkait dengan transparansi anggaran di DKI. Joko Widodo sebagai pemimpin Jakarta menjadi narasumber utamanya. "Kami mau wawancara saja. Tidak ada kaitannya dengan KPK," ujarnya.

Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat sistem anggaran mereka transparan. Hal itu ditunjukkan dengan menampilkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2013 melalui laman www.jakarta.go.id dan penempelan poster APBD sampai ke tingkat kelurahan. (Indra Akuntono/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×