kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.879   -15,00   -0,09%
  • IDX 7.979   -37,59   -0,47%
  • KOMPAS100 1.120   -5,40   -0,48%
  • LQ45 812   -0,63   -0,08%
  • ISSI 284   -1,98   -0,69%
  • IDX30 430   0,55   0,13%
  • IDXHIDIV20 520   3,06   0,59%
  • IDX80 126   -0,42   -0,33%
  • IDXV30 141   0,53   0,37%
  • IDXQ30 138   0,49   0,36%

Jokowi minta waktu untuk mengurai masalah


Rabu, 11 Februari 2015 / 13:01 WIB
Jokowi minta waktu untuk mengurai masalah
ILUSTRASI. PT Bank Tabungan Negara (BTN) mencatat, hingga Juli 2023 total nilai transaksi BI Fast perseroan mencapai Rp 14 triliun. KONTAN/Fransiskus Simbolon/21/04/2015


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

YOGYAKARTA. Presiden Joko Widodo mengaku saat ini masih menghadapi setumpuk persoalan politik, hukum, dan juga APBN. "Masalah yang bertumpuk-tumpuk itu adalah masalah politik, proses hukum, dan perubahan APBN 2015 yang sekarang masih berjalan," ujar Presiden Jokowi, Rabu (11/2).

Hal itu diungkapkan sebelum menutup Kongres Umat Islam Indonesia ke-6 di Yogyakarta. Menurut Presiden, masalah-masalah bertumpuk itu harus segera diurai satu per satu dan bertahap.

"Nah, itulah yang sekarang saya harus urai satu per satu," kata Jokowi tanpa merinci masalah apa saja yang sudah dan belum diurai itu. "Saya butuh waktu untuk mengurainya," tambah Presiden lagi.

Pekan lalu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa pada pada pekan depan, dia akan segera memutuskan persoalan pimpinan Polri yang sekarang memicu konflik KPK dan Polri. Namun, Presiden juga sempat mengaku menunggu proses praperadilan. (Suhartono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×