kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.098   -23,40   -0,38%
  • KOMPAS100 790   -3,70   -0,47%
  • LQ45 605   -3,07   -0,50%
  • ISSI 212   -0,25   -0,12%
  • IDX30 335   -2,03   -0,60%
  • IDXHIDIV20 427   0,08   0,02%
  • IDX80 90   -0,41   -0,45%
  • IDXV30 115   0,19   0,17%
  • IDXQ30 109   -0,21   -0,19%

Jokowi minta tes cepat virus corona dilakukan dalam skala besar


Kamis, 19 Maret 2020 / 11:27 WIB
Presiden Joko Widodo tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). Presiden meminta agar masyarakat Indonesia bekerja, belajar dan beribadah di rumah serta tetap tenang, tidak panik,


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta agar dilakukan pengetesan cepat atau rapid test terhadap warga yang diduga terinfeksi virus corona.

Rencananya, rapid test tersebut akan dilakukan dengan skala yang lebih besar. Harapannya, deteksi dini untuk indikasi awal virus corona (Covid-19) bisa segera dilakukan, dengan demikian penyebarannya bisa dihambat.

Baca Juga: Bagaimana Korea Selatan kalahkan AS dalam kecepatan atasi penyebaran wabah corona?

"Saya minta alat diperbanyak dan diperbanyak tempat untuk melakukan tes," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui video conference di Istana Merdeka, Kamis (19/3).

Rapid test akan melibatkan seluruh rumah sakit mulai dari rumah sakit pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, TNI, Polri, hingga milik swasta. Termasuk juga lembaga riset yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga: China melaporkan tidak ada kasus baru virus corona domestik untuk pertama kalinya




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×