kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Jokowi minta tes cepat virus corona dilakukan dalam skala besar


Kamis, 19 Maret 2020 / 11:27 WIB
Presiden Joko Widodo tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). Presiden meminta agar masyarakat Indonesia bekerja, belajar dan beribadah di rumah serta tetap tenang, tidak panik,


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta agar dilakukan pengetesan cepat atau rapid test terhadap warga yang diduga terinfeksi virus corona.

Rencananya, rapid test tersebut akan dilakukan dengan skala yang lebih besar. Harapannya, deteksi dini untuk indikasi awal virus corona (Covid-19) bisa segera dilakukan, dengan demikian penyebarannya bisa dihambat.

Baca Juga: Bagaimana Korea Selatan kalahkan AS dalam kecepatan atasi penyebaran wabah corona?

"Saya minta alat diperbanyak dan diperbanyak tempat untuk melakukan tes," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui video conference di Istana Merdeka, Kamis (19/3).

Rapid test akan melibatkan seluruh rumah sakit mulai dari rumah sakit pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, TNI, Polri, hingga milik swasta. Termasuk juga lembaga riset yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga: China melaporkan tidak ada kasus baru virus corona domestik untuk pertama kalinya




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×