kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Jokowi minta tes cepat virus corona dilakukan dalam skala besar


Kamis, 19 Maret 2020 / 11:27 WIB
Presiden Joko Widodo tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). Presiden meminta agar masyarakat Indonesia bekerja, belajar dan beribadah di rumah serta tetap tenang, tidak panik,


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

Selain kesiapan infrastruktur, kesiapan protokol juga diperlukan. Hal itu terkait dengan tindak lanjut hasil pemeriksaan rapid test tersebut.

"Penyiapan protokol kesehatan yang alurnya jelas dan mudah dipahami. Ini penting, terkait hasil rapid test, apakah dengan karantina mandiri atau memerlukan layanan rumah sakit," terang Jokowi.

Baca Juga: Tes vaksin virus corona resmi dilakukan, sukarelawan AS dapat suntikan pertama

Dampak dari rapid test juga bisa menunjukkan kenaikan angka kasus positif. Oleh karena itu, kesiapan fasilitas isolasi menjadi hal yang penting.

Jokowi bilang wisma atlet dan hotel BUMN bisa dimanfaatkan untuk rencana kontingensi. Wisma atlet bisa menyediakan ruangan dengan kapasitas 15.000.

"Ini harus disiapkan di daerah termasuk percepatan pembangunan rumah sakit di Pulau Galang di Kepulauan Riau," jelas Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×