kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Jokowi minta semua ASN pindah ke ibu kota baru di Kaltim, begini kata BKN


Sabtu, 18 Januari 2020 / 08:30 WIB
Jokowi minta semua ASN pindah ke ibu kota baru di Kaltim, begini kata BKN
ILUSTRASI.

Sumber: TribunNews.com | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut seluruh aparatur sipil negara (ASN) di tingkat kementerian dan lembaga, akan pindah ke ibu kota baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Pindah semuanya langsung (tidak bertahap). Insya Allah kami harapkan seperti itu (pindah semua pada 2024)," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (17/1).

Sebelum memindahkan seluruh ASN di lingkup pemerintahan pusat, Jokowi mengaku telah memerintahkan Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) untuk melakukan survei terlebih dahulu keinginan ASN. 

Baca Juga: Draf Perpres Badan Otorita Ibu Kota baru telah siap dikirim ke meja Jokowi

"Sudah kami perintahkan kepada Menpan-RB untuk mensurvei dulu, kira-kira yang ingin atau tidak pindah berapa persen? Kami harus tahu dong," papar Jokowi. 

Dihubungi secara terpisah, Plt Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan, proses pemindahan ASN masih dalam pembahasan dengan beberapa skenario, misalnya dilakukan secara menyeluruh atau bertahap. 

"Ini masih dalam kajian karena memerlukan anggaran yang tidak kecil," ucap Paryono. 

Paryono tidak dapat menyebut kajian pemindahan ASN ke ibu kota baru akan selesai sampai kapan, mengingat hal ini masih dibicarakan masing-masing kementerian terkait dan menunggu persetujuan Presiden. 

"Saya belum tahu kapan selesai, karena ini menyangkut lintas kementerian maka tentu Presiden yang akan memutuskan," paparnya. 

Diketahui ada dua skenario dalam pemindahan ASN yang berada di kawasan Jabodetabek ke ibu kota baru di Kalimantan Timur. 

Adapun jumlah ASN di Jabodetabek sebanyak 182.452 orang dari 34 kementerian dan 50 badan/lembaga. 

Baca Juga: Jokowi: Anggaran pemerintah untuk pembangunan ibu kota tak lebih Rp 100 triliun

Skrenario pertama, seluruh ASN langsung dipindahkan ke ibu kota baru dan skenario kedua yaitu memindahkan sebagian dengan total 118.513 ASN dengan kelompok usia sampai 45 tahun. 

"Itu kan masih opsi-opsi, jadi belum ada keputusan," kata Paryono. (Seno Tri Sulistiyono)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com berjudul: Jokowi Minta Semua ASN Pindah ke Ibu Kota Baru di Kaltim




TERBARU

Close [X]
×