kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Jokowi: Anggaran pemerintah untuk pembangunan ibu kota tak lebih Rp 100 triliun


Rabu, 15 Januari 2020 / 15:40 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo menijau calon ibu kota baru bersama gubernur kaltim Isran Noor di Puncak bukit Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (18/12)


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta para menteri segera menghitung anggaran pemindahan ibu kota. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang digunakan dalam pemindahan ibu kota hanya untuk gedung pemerintahan serta infrastruktur dasar.

Hal itu akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). "Kalau saya melihat pemerintah ngak akan keluar lebih dari Rp 100 triliun," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas tentang pemindahan ibu kota di Kantor Presiden, Rabu (15/1).

Baca Juga: Omnibus Law Sektor Lingkungan Hidup

Sementara itu bangunan lainnya akan dikerjakan secara kerja sama. Nantinya pembangunan sektor lainnya dalam ibu kota baru akan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Termasuk dalam sistem transportasi pun akan menarik investasi. Asal tahu saja, transportasi massal di ibu kota baru akan mengedepankan sistem transportasi otonomus atau tanpa pengemudi.

Baca Juga: Indonesia-UEA sepakati 11 kerjasama bisnis dengan nilai hingga Rp 314,9 triliun




TERBARU

[X]
×