kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi mengaku lamarannya di Perhutani ditolak


Selasa, 19 Desember 2017 / 20:49 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan kuliah umum saat Dies Natalis ke-68 UGM (Universitas Gadjah Mada). Pada kesempatan tersebut, Jokowi bersilaturahmi dengan dosen, alumni dan mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM.

Jokowi sempat menceritakan kesannya saat kuliah di kampus Bulaksumur. Salah satu kesan yang dia ceritakan mengenai Kasmujo, dosen pembimbing skripsinya.

"Beliau galak waktu membimbing saya, galak sekali, begitu maju dibentak, disuruh balik lagi," katanya, Selasa (19/12).

Jokowi lupa, sampai berapa kali dia harus bolak-balik minta bimbingan Kasmujo. Tapi katanya, berkat bimbingan galak Kasmujo dia berhasil menyelesaikan skripsinya.

Selain menceritakan kegalakan Kasmujo, dalam silaturahmi tersebut Jokowi juga menceritakan cita-citanya selepas kuliah. Dia mengatakan, ingin kerja di Perhutani. Tapi, lamarannya ke Perhutani ditolak. "Diterimanya malah jadi presiden," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×