kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Jokowi: Lee Kuan Yew teman dekat Indonesia


Senin, 23 Maret 2015 / 10:24 WIB
ILUSTRASI. Dollar AS dan emas akan mendapat keuntungan atas risiko geopolitik ini.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bagi presiden Joko Widodo (Jokowi), Negara Singapura tidak akan tumbuh menjadi seperti sekarang jika tidak ada peran mantan Perdana Menteri Lee Kuan Yew. Seperti diketahui, Singapura saat ini merupakan salah satu negara modern, dan menjadi salah satu mitra dagang Indonesia.

Jokowi juga melihat, Lee Kuan Yew memiliki pengaruh politik yang besar di kawasan Asia. Oleh karenanya, Lee Kuan Yew dan Indonesia juga memiliki hubungan yang sangat dekat.

Kedekatan Lee Kuan Yew dengan Indonesia sangat erat, apalagi pada masa kepemimpinan presiden Indonesia ke-2 Soeharto. "Di bawah kepemimpinannya, Singapura berhasil mentransformasikan diri menjadi negara ekonomi utama di kasawan Asia," ujar Jokowi, Senin (23/3).

Bahkan Jokowi berani mensejajarkan Singapura dengan negara-negara maju lainnya. Semua itu berkat kepemimpinan Lee Kuan Yew.

Kini, Lee Kuan Yew telah meninggal dunia, di usia ke-91 tahun. Jokowi juga mengucapkan bela sungkawa atas kepergiannya. Ia berharap, keluarga, negara, bangsa dan rakyat Singapura bisa tabah menghadapi suasana duka cita ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×